Gejala dan Penyebab Penyakit Kuning Pada Bayi
Apa itu penyakit kuning pada bayi?
Penyakit kuning bayi biasanya sering terjadi selama beberapa hari pertama setelah bayi dilahirkan. Hal ini disebabkan oleh kadar bilirubin yang tinggi yang dapat membuat kulit, mata, dan mulut bayi (di bawah lidah) berubah warna menjadi kuning. Walaupun warnanya mungkin terlihat aneh, penyakit kuning pada bayi biasanya tidak serius.
Gejala penyakit kuning pada bayi
Gejala utama penyakit kuning adalah menguningnya kulit bayi
Anda. Perhatikan perubahan warna pada kulit, bagian putih mata bayi Anda, dan
kulit merah muda di dalam mulut bayi Anda. Jika bayi Anda memiliki kulit pucat,
kulitnya akan terlihat putih saat Anda menekannya dengan lembut menggunakan
ujung jari Anda. Jika kulit terlihat kuning saat Anda menekannya, bayi Anda
mungkin mengalami penyakit kuning.
Jika kulit bayi Anda lebih gelap, mungkin akan lebih sulit
untuk melihatnya menguning. Tapi Anda bisa mengetahuinya dari pewarnaan mata
bayi Anda dan di bawah lidah bayi Anda. Jika salah satu dari ketiga area ini
tampak berwarna kekuningan, hubungi dokter bayi Anda.
Penyakit kuning bayi biasanya muncul antara 2 dan 7 hari
setelah lahirnya bayi. Saat jumlah bilirubin dalam darah menumpuk, tubuh bayi
Anda akan menjadi lebih kuning. Saat kadar bilirubin meningkat, warna kuning
dapat berpindah dari kepala bayi ke dada dan bahkan ke jari kaki. Ini adalah
tanda-tanda bahwa bayi Anda mungkin mengalami penyakit kuning yang lebih parah.
Jika ini terjadi, Anda harus segera menghubungi dokter bayi Anda.
Cahaya buatan, terutama lampu fluorescent, terkadang dapat
menipu mata Anda untuk melihat warna kuning yang sebenarnya tidak ada. Cobalah
untuk memeriksa bayi Anda di siang hari di ruangan yang cerah.
Apa penyebab penyakit kuning pada bayi?
Penyakit kuning disebabkan ketika terlalu banyak bilirubin
menumpuk di tubuh bayi Anda. Bilirubin adalah zat kuning yang dibuat saat tubuh
memecah sel darah merah tua. Hati menyaringnya dari darah, dan meninggalkan
tubuh melalui tinja (kotoran). Ini adalah proses normal yang terjadi sepanjang
hidup. Namun, bayi terkadang mendapatkan penumpukan bilirubin di tubuh mereka.
Hati bayi Anda mungkin belum cukup berkembang untuk menyaring bilirubin. Atau
bayi Anda mungkin memiliki kondisi yang meningkatkan jumlah sel darah merah
yang perlu diganti. Ini dapat menyebabkan bilirubin menumpuk di tubuh bayi
Anda, itulah yang menyebabkan penyakit kuning.
Ada beberapa jenis penyakit kuning yang umum:
- Penyakit kuning fisiologis (normal): Banyak bayi baru lahir mengalami penyakit kuning ini. Seringkali tidak parah. Itu tidak menimbulkan masalah dan biasanya akan hilang dengan sendirinya dalam 2 minggu.
- Penyakit kuning prematur: Hati bayi prematur seringkali tidak cukup berkembang untuk memecah bilirubin secara efektif. Mereka sering dirawat, bahkan jika kadar bilirubinnya tidak setinggi itu.
- Penyakit kuning saat menyusui: Bayi bisa mendapatkan penyakitini ketika mereka tidak mendapatkan cukup ASI. Hal ini dapat terjadi karena kesulitan menyusui atau karena ASI belum keluar.
- Penyakit kuning akibat ASI : Terkadang zat dalam ASI menyebabkan peningkatan kadar bilirubin. Mereka juga dapat mempersulit tubuh bayi untuk membuang bilirubin melalui tinja. Jenis ini biasanya dimulai setelah 3 hingga 5 hari dan perlahan menjadi lebih baik selama beberapa minggu.
Dalam beberapa kasus, penyakit kuning bisa disebabkan oleh
masalah yang mendasarinya. Ini bisa termasuk perdarahan, infeksi, atau kondisi
hati.

0 Response to "Gejala dan Penyebab Penyakit Kuning Pada Bayi"
Post a Comment